Sebelum Touring, Persiapkan 7 Hal Berikut ini! - AUTO 1203

Halaman

    Social Items


Sebelum Touring, Persiapkan 7 Hal Berikut ini! - Touring merupakan hal atau sebuah hobi dan pekerjaan yang selalu disukai dan di minati oleh pemilik motor. Menghabiskan masa-masa di perjalanan panjang dari pekerjaan sehari-hari bersama dengan pecinta touring. Menembus batas wilayah dan menyambangi lokasi baru dengan motor favorit memang jadi kegiatan mengasyikkan.

Meski menyenangkan, sebelum touring harus dipersiapkan beberapa hal untuk kelengkapan berkendara supaya aman. Dan kita janganlah  meremehkannya. Selain untuk menunjang kenyamanan, persiapkan diri Anda sebelum touring supaya menghindarkan dari hal yang tak diinginkan.

Berikut seperti dilansir dari oto.com ada 7 pasal persiapan touring yang dapat dimanfaatkan menurut penjelasan instruktur safety riding PT Daya Adicipta Motora (DAM).

1. Jaket
Penggunaan jaket sangat diperlukan saat touring. Namun, tidak seluruh jaket cocok digunakan. Pilih yang mempunyai material tebal dan bisa menutupi tubuh sampai bagian leher, pergelangan tangan dan pinggul. Sebaiknya jaket pun mempunyai sistem proteksi.

“Tujuan dari jaket yang desainnya menutupi anggota tubuh ialah untuk mengurangi cedera ketika terjadi kecelakaan,” ucap Asep Wawan, Instruktur Safety Riding DAM.

2. Helm
Perangkat ini mesti hukumnya digunakan, ketika touring maupun berkendara sehari-hari. Pastikan helm yang dipakai mempunyai label Standar Nasional Indonesia (SNI), baik helm half face maupun full face. Sesuaikan ukurannya dengan kepala pengendara. Tali pengikat beserta pengancingnya adalah bagian helm yang tak kalah penting,. Pastikan tali helm terkunci dengan sempurna.

“Menggunakan helm yang tidak pas dengan pengendaranya, menciptakan perlindungan menjadi tidak cukup maksimal dan pun membuat pemakai tidak merasa nyaman,” ujar Asep.

3. Pakaian Ganti dan Sepatu Proporsional
Perlengkapan ini bertujuan mengantisipasi situasi jalan yang tak menentu, contohnya hujan. Makanya pakaian ganti butuh disiapkan. Begitu pula alas kaki, pastikan yang cocok untuk touring. Sepatu touring yang bagus pasti memiliki 3 unsur pelindung, yakni pelindung pada unsur mata kaki (ankle), tulang kering (bone shine) dan jari kaki (toe slider).

“Disarankan pada ketika perjalanan touring, gunakanlah sepatu touring yang tercipta dari bahan kuat, tahan air dan pastinya nyaman digunakan,” ujar Asep.

4. Jas Hujan
Berjaga-jaga membawa jas hujan, membantu saat touring di tengah guyuran hujan. Selain menciptakan nyaman, pemakaian jas hujan dapat membantu menjaga ketenteraman pengendara. Karena itu, pilih jas hujan yang berwarna terang. Soalnya jarak pandang ketika hujan berkurang,ini dapat menolong pengendara lain guna mengetahui eksistensi Anda.

Penggunaan jas hujan memang efektif mengayomi tubuh dari basah kuyub. Namun, bila hujan yang turun lumayan deras, usahakan segera hentikan perjalanan. Tunggu hujan hingga reda. Berkendara di tengah guyuran hujan yang deras paling berbahaya, selain situasi jalan jadi licin, pengereman dapat tidak optimal, bahkan risiko tertimpa pohon yang tumbang bisa terjadi.

5. Obat-obatan dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
Perlengkapan ini mesti dibawa. Karena sekitar perjalanan dapat saja kita dihadapkan pada hal-hal yang tak terduga. Bagi itu, butuh disiapkan keperluan obat, khususnya untuk bikers yang mempunyai obat individu yang paling penting.

6. Kendaraan
Memastikan situasi sepeda motor. Periksa seluruh situasi komponen mulai dari : ban, rem, sistem kemudi dan mesin. Pemeriksaan dapat dilaksanakan di bengkel resmi, supaya lebih terpercaya.

“Cek situasi motor secara lengkap dan andai perlu bawalah ke bengkel sah secara rutin cocok jadwal servis menurut jarak tempuh atau waktunya,” ujar Asep.

7. Kondisi Fisik

Terakhir, kebugaran tubuh. Touring merupakan kegiatan yang paling melelahkan. Sebelum touring, usahakan jaga situasi tubuh dengan beritirahat cukup, menghindari begadang dan konsumsi makanan sehat. Beristirahatlah andai sudah merasa lelah. Tujuannya menghindari kecelakaan dampak kondisi jasmani lelah atau mengantuk.

Sumber: oto.com

Sebelum Touring, Persiapkan 7 Hal Berikut ini!


Sebelum Touring, Persiapkan 7 Hal Berikut ini! - Touring merupakan hal atau sebuah hobi dan pekerjaan yang selalu disukai dan di minati oleh pemilik motor. Menghabiskan masa-masa di perjalanan panjang dari pekerjaan sehari-hari bersama dengan pecinta touring. Menembus batas wilayah dan menyambangi lokasi baru dengan motor favorit memang jadi kegiatan mengasyikkan.

Meski menyenangkan, sebelum touring harus dipersiapkan beberapa hal untuk kelengkapan berkendara supaya aman. Dan kita janganlah  meremehkannya. Selain untuk menunjang kenyamanan, persiapkan diri Anda sebelum touring supaya menghindarkan dari hal yang tak diinginkan.

Berikut seperti dilansir dari oto.com ada 7 pasal persiapan touring yang dapat dimanfaatkan menurut penjelasan instruktur safety riding PT Daya Adicipta Motora (DAM).

1. Jaket
Penggunaan jaket sangat diperlukan saat touring. Namun, tidak seluruh jaket cocok digunakan. Pilih yang mempunyai material tebal dan bisa menutupi tubuh sampai bagian leher, pergelangan tangan dan pinggul. Sebaiknya jaket pun mempunyai sistem proteksi.

“Tujuan dari jaket yang desainnya menutupi anggota tubuh ialah untuk mengurangi cedera ketika terjadi kecelakaan,” ucap Asep Wawan, Instruktur Safety Riding DAM.

2. Helm
Perangkat ini mesti hukumnya digunakan, ketika touring maupun berkendara sehari-hari. Pastikan helm yang dipakai mempunyai label Standar Nasional Indonesia (SNI), baik helm half face maupun full face. Sesuaikan ukurannya dengan kepala pengendara. Tali pengikat beserta pengancingnya adalah bagian helm yang tak kalah penting,. Pastikan tali helm terkunci dengan sempurna.

“Menggunakan helm yang tidak pas dengan pengendaranya, menciptakan perlindungan menjadi tidak cukup maksimal dan pun membuat pemakai tidak merasa nyaman,” ujar Asep.

3. Pakaian Ganti dan Sepatu Proporsional
Perlengkapan ini bertujuan mengantisipasi situasi jalan yang tak menentu, contohnya hujan. Makanya pakaian ganti butuh disiapkan. Begitu pula alas kaki, pastikan yang cocok untuk touring. Sepatu touring yang bagus pasti memiliki 3 unsur pelindung, yakni pelindung pada unsur mata kaki (ankle), tulang kering (bone shine) dan jari kaki (toe slider).

“Disarankan pada ketika perjalanan touring, gunakanlah sepatu touring yang tercipta dari bahan kuat, tahan air dan pastinya nyaman digunakan,” ujar Asep.

4. Jas Hujan
Berjaga-jaga membawa jas hujan, membantu saat touring di tengah guyuran hujan. Selain menciptakan nyaman, pemakaian jas hujan dapat membantu menjaga ketenteraman pengendara. Karena itu, pilih jas hujan yang berwarna terang. Soalnya jarak pandang ketika hujan berkurang,ini dapat menolong pengendara lain guna mengetahui eksistensi Anda.

Penggunaan jas hujan memang efektif mengayomi tubuh dari basah kuyub. Namun, bila hujan yang turun lumayan deras, usahakan segera hentikan perjalanan. Tunggu hujan hingga reda. Berkendara di tengah guyuran hujan yang deras paling berbahaya, selain situasi jalan jadi licin, pengereman dapat tidak optimal, bahkan risiko tertimpa pohon yang tumbang bisa terjadi.

5. Obat-obatan dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
Perlengkapan ini mesti dibawa. Karena sekitar perjalanan dapat saja kita dihadapkan pada hal-hal yang tak terduga. Bagi itu, butuh disiapkan keperluan obat, khususnya untuk bikers yang mempunyai obat individu yang paling penting.

6. Kendaraan
Memastikan situasi sepeda motor. Periksa seluruh situasi komponen mulai dari : ban, rem, sistem kemudi dan mesin. Pemeriksaan dapat dilaksanakan di bengkel resmi, supaya lebih terpercaya.

“Cek situasi motor secara lengkap dan andai perlu bawalah ke bengkel sah secara rutin cocok jadwal servis menurut jarak tempuh atau waktunya,” ujar Asep.

7. Kondisi Fisik

Terakhir, kebugaran tubuh. Touring merupakan kegiatan yang paling melelahkan. Sebelum touring, usahakan jaga situasi tubuh dengan beritirahat cukup, menghindari begadang dan konsumsi makanan sehat. Beristirahatlah andai sudah merasa lelah. Tujuannya menghindari kecelakaan dampak kondisi jasmani lelah atau mengantuk.

Sumber: oto.com